Sunday, August 11, 2019

Cara Install Adobe Flash Player Pada Linux Ubuntu


Adobe Flash Player telah menjadi standar industri dalam membuat semua jenis aplikasi konten web. Bentuk konten yang paling populer yang menggunakan flash adalah video tetapi ada alternatif untuk ini yang telah diterapkan dalam beberapa tahun terakhir.

Alternatif Adobe Flash Player
Karena Adobe akan berhenti mendukung perangkat lunak pada akhir tahun 2020, Anda harus berhenti menggunakannya sekarang atau di masa depan. Dukungan flash mungkin masih diperlukan untuk beberapa waktu mendatang dan saat ini ada beberapa alternatif yang dapat Anda gunakan.

  • Jika Anda pengguna Firefox, NPAPI adalah plugin Flash yang dapat Anda gunakan. Ini juga berfungsi untuk browser lain yang berjalan di mesin Gecko.
  • Jika Anda adalah pengguna Chromium, coba PPAPI. Ini juga berfungsi untuk browser lain selain berjalan di Blink engine.
  • Google Chrome memiliki plugin untuk built-in Flash tetapi versi browser saat ini sudah dinonaktifkan. Izinkan akses untuk setiap situs web atau anda dapat mengaktifkan kembali plugin melalui Pengaturan.
Instal Adobe Flash Player

Metode pertama. cara mudah untuk menginstal Flash Player di Ubuntu, mungkin akan menggunakan paket Ekstra Terbatas Ubuntu. Gunakan perintah berikut untuk menginstalnya:
$ sudo apt install ubuntu-restricted-extras
Metode kedua. Ada kemungkinan metode pertama tidak akan bekerja untuk ubuntu anda. Untuk membuat ini kembali berfungsi, Anda perlu mengaktifkan repositori multiverse di Ubuntu. Dalam hal ini, lakukan langkah-langkah berikut:
$ sudo apt-add-repository multiverse && sudo apt update
Perintah di atas juga dapat dimasukkan secara manual dengan melakukan cara berikut:
  • Software & Updates
  • Centang Checkbox untuk Software restricted by copyright or legal issues
  • Tutup jendela
  • Update package information
Instal paket penginstal Flash dengan perintah ini
$ sudo apt install flashplugin-installer
Restart PC Anda agar perubahannya terlihat.

Monday, April 22, 2019

HOW TO FIX CEPH HEALTH_ERR / OSD_SCRUB_ERRORS / PG_DAMAGED

Ceph, oh ceph, udah hampir 3 minggu lebih ceph pada proxmox server saya mengalami error, bingung cari cara mengatasi ceph yang tak kunjung sembuh, sudah coba berulang kali mencoba ternyata masih gagal, sudah cemas hingga backup semua VM karna masalah HEALTH_ERR yang tak kunjung sembuh. dan hari ini genap 3 minggu akhirnya ceph kembali normal. awalnya udah ikutin tutorial cara penyembuhan HEALTH_ERR yang ada di forum proxmox tapi ternyata ada step yang terlewati. berikut HEALTH_ERR / OSD_SCRUB_ERRORS / PG_DAMAGED yang saya alami:

Cek detail health dengan perintah di bawah :
$ ceph health detail
HEALTH_ERR 1 scrub errors; Possible data damage: 1 pg inconsistent
OSD_SCRUB_ERRORS 1 scrub errors
PG_DAMAGED Possible data damage: 1 pg inconsistent
    pg 11.6e is active+clean+inconsistent, acting [2,1,3]
Penyembuhannya cukup sederhana . setelah menjalankan perintah di atas dan menghasilakan  ID pg 11.6e ternyata kita tinggal menjalankan perintah di bawah pada semua proxmox cluster :
$ ceph pg repair 11.6e
Ok, fix, setelah menunggu beberapa menit, proxmox server kembali normal, sekian curhatan saya semoga yang mengalami hal serupa dapat terbantu.

Referensi : https://ceph.com/planet/ceph-manually-repair-object/

Saturday, March 16, 2019

Cara Install Ajenti Control Panel Di Ubuntu 18.04

Ajenti adalah kontrol panel open source berbasis web yang dapat digunakan untuk berbagai macam tugas manajemen server. Anda dapat melihat informasi server seperti RAM yang digunakan, ruang disk kosong, status service yang aktif dll. Semua ini dapat diakses dari web browser pada panel ajenti. Secara opsional, paket tambahan yang disebut Ajenti V memungkinkan kita untuk mengelola beberapa situs web dari panel kontrol yang sama. Dalam tutorial ini kita akan menginstal kontrol panel Ajenti untuk manajemen server.

Prasyaratan
Sebelum Anda dapat menginstal Ajenti, Pastikan kita telah memegang akun pengguna sebagai root atau dengan sudo privileges. sebuah sub domain seperti panel.example.com dengan IP dedicated, jika anda ingin mengases ajenti dengan nama domain.

Update/upgrade
Sebelum kita menginstal Ajenti, pastikan Ubuntu server kita sudah update. Perhatikan, jika anda baru upgrade kernel, anda harus melakukan restart server. Untuk cara update dan upgrade, masuk ke terminal server pada ubuntu server dengan perintah berikut:
$ sudo apt-get update && sudo apt-get dist-upgrade -y && sudo reboot
dengan penggabungan satu perintah di atas setelah melakukan update package perintah langsung di lanjutkan melakukan upgrade package dan seterusnya melakukan restart.

Install Ajenti
Pada langkah selanjutnya, kita akan menginstal Ajenti core panel. Untuk memulai, sambungkan ke server anda via remote SSH untuk mempermudah copy paste url ajenti nantinya.

Tambahkan GPG key repositori. Ini digunakan untuk memvalidasi sumber paket Ajenti yang akan kita instal.
$ sudo wget http://repo.ajenti.org/debian/key -O- | sudo apt-key add -
Kemudian tambahkan repositori berikut ke daftar source list :
$ sudo echo "deb http://repo.ajenti.org/ng/debian main main ubuntu" | sudo tee -a /etc/apt/sources.list
Sekarang Anda dapat memperbarui paket dan memulai proses instalasi dengan menjalankan:
$ sudo apt-get -y install ajenti-v ajenti-v-nginx ajenti-v-mysql ajenti-v-php7.2-fpm php7.2-mysql
Ketika diminta untuk melanjutkan, ketik Y dan tekan ENTER. Proses instalasi mungkin memakan waktu beberapa menit.

Setelah proses selesai, start dan aktifkan layanan Ajenti dengan perintah:
$ sudo systemctl start ajenti
$ sudo systemctl enable ajenti

Akses Ajenti
Buka browser web dan akses ke https: //panel.your_domain_name:8000/ Jika Anda tidak membuat nama domain untuk mengakses panel.nama_domain_anda, Anda bisa membuka https://your_server_ip:8000/ sebagai gantinya.

Catatan: Anda akan mendapatkan kesalahan privasi SSL (kunci merah di Chrome). Ini sepenuhnya normal karena Ajenti menggunakan sertifikat yang ditandatangani sendiri secara default. Tidak ada alasan untuk mengubahnya, dan koneksi Anda masih aman.


Masuk dengan dengan default username dan password ajenti:
Username : root
Password : admin
Anda sekarang akan berada di dalam panel kontrol Ajenti baru Anda. Berikut ini adalah dashboard Ajenti, di mana anda dapat mengkonfigurasi Ajenti agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk mengklik Kata Sandi dan ubah kata sandi admin default.


Langkah selanjutnya anda bisa ke halaman Konfigurasi dan membuat perubahan yang diperlukan untuk konfigurasi pada default Ajenti dan kemudian ke halaman Plugins untuk menginstal plugins yang mungkin Anda perlukan untuk server Linux. Plugin apa pun yang dapat diinstal dari dalam Ajenti, akan menampilkan tombol installer.


Sekian tutorial dari saya kali ini tentang Cara Install Ajenti Control Panel Di Ubuntu 18.04. Jadikan server pusat data Anda jauh lebih mudah dikelola, tanpa harus mengeluarkan uang sepeser pun untuk perangkat lunak atau menghabiskan banyak waktu. Semoga bermanfaat. 

Thursday, March 14, 2019

Distribusi Linux terbaik yang terlihat seperti Windows

Setelah pro dan kontra saat beralih dari Windows ke Linux membuat kita menjadi canggung untuk menetap pada distribusi linux sepenuhnya, dari pekerjaan sehari-hari maupun hanya sebatas mencoba untuk mengikuti perkembangan yang ada pada linux, kini pesatnya perkembangan berbagaimacam distribusi Linux terus mempermudah antarmuka untuk pengguna linux dari pengguna baru pada linux yang pada umumnya mungkin lebih sulit akan menyesuaikan dengan lingkungan baru pada linux hingga langsung terbiasa seakan sedang menggunakan sistem operasi seperti windows. beberapa distribusi Linux yang memiliki antarmuka mirip dengan Windows terus bermunculan tidak lain tujuannya untuk mempermudah pengguna baru pada linux agar lebih mudah dan terbiasa. Walaupun tidak ada distribusi Linux yang bisa seperti Windows 10, banyak dari pengembang linux yang mengikuti model tampilan Windows 7. ya, kalau menurut saya pribadi, penggunaan linux sudah semakin terbiasa kita gunakan dengan adanya android saat ini. Berikut adalah beberapa distribusi Linux yang mirip seperti Windows yang mungkin anda sukai.

Zorin OS
Ini salah satu distribusi Linux yang paling mirip dengan Windows karna sebelumnya pada postingan saya sebelumnya sudah cukup panjang lebar membahas zorin OS, zorin Os bisa di bilang replika Windows 7, dengan menu Start, taskbar, dll. Kecepatan distribusi OS cukup baik untuk spesifikasi komputer rendah. Zorin hadir dengan beberapa aplikasi utilitas yang dimuat sebelumnya yang membuat pekerjaan kita jadi lebih mudah. Zorin dapat diunduh dari situs webnya di sini.

Chalet OS
Chalet OS ini lebih mendekati seprti Windows Vista. Lengkap dengan widget dan menu, distribusinya mudah digunakan dan sangat efisien untuk pekerjaan ringan. Menu Start Chalet ini mirip dengan Windows XP, ini membuat kita lebih mudah mengoprasikannya. Versi terbaru dari sistem operasi tersedia di sini.

Kubuntu
Kubuntu mungkin menjadi salah satu distribusi linux favorit saya, karna Kubuntu menggabungkan interface antara Windows dan Ubuntu yang cukup baik dengan tidak meninggalkan ciri khas ubuntu pada kubuntu, jadi Anda bisa mempertimbangkan Kubuntu sebagai pengganti windows anda. Lihat lebih lanjut kubuntu di sini.

RoboLinux
RoboLinux ini menjadi distribusi Linux populer pada distrowacth.com dengan urutan ke 5 menyaingin distribusi Linux papan atas seperti debian, fedora, ubuntu dan linux mint, Kren bukan ? RoboLinux bisa di bilang memfokuskan diri untuk pengguna windows yang tidak ingin melepaskan aplikasi favorinya di windows dengan begitu anda masih akan tetap dapat menjalankan sebagian aplikasi windows anda pada RoboLinux dan lebih krennya lagi, anda juga dapat menyalin seluruh drive C: Windows ke Robolinux. Distribusi dapat diunduh dari situs web perusahaan di sini.

Linux Mint
Salah satu alasan saya memasukkan Linux Mint dalam daftar ini karena Linux mint begitu sederhana serta serbaguna, selain itu linux mint selalu menjadi distribusi Linux populer dengan urutan pertama pada distrowatch.com. Sebagian besar distribusi Linux sudah sangat dikenal karena kecepatan dan kesederhanaannya, sementara Windows memiliki lebih banyak pilihan dengan aplikasi yang lebih banyak. Linux Mint sendiri cukup fleksibel, stabil dan ringan di gunakan, linux mint menjadi linux yang paling mendekati dengan Windows 10 di antara semua distribusi Linux. Dapatkan dari situs webnya di sini.

Sekian pembahasan dari saya mengenai distribusi Linux terbaik yang terlihat seperti windows jika ada pertanyaan silahkan tanyakan pada kolom komentar di bawah. semoga bermanfaat.

Saturday, February 23, 2019

How to Fix phpmyadmin [/libraries/plugin_interface.lib.php#551] Ubuntu OS

Masih masalah pada VestaCP kali ada pada phpmyadmin saat saya mau import database, berikut kiranya error nya muncul pada phpmyadmin.

Warning in ./libraries/plugin_interface.lib.php#551
 count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable

Beberapa library phpmyadmin mencoba menghitung parameter. Pada baris ini ada pada 532. dan saya mendapatkan kode tersebut pada file berikut, masuk ke server via ssh dan ubah menggunakan editor vi/nano :
 $ nano /usr/share/phpmyadmin/libraries/plugin_interface.lib.php 
Cari dengan perintah ctrl+w Termukan baris berikut :
 $ if ($options != null && count($options) > 0) { 
Permasalah ini ada versi php baru yang tidak dapat menggunakan count () atau sizeof () dengan tipe array. Memaksa parameter ke array, maka ubah menjadi baris berikut :
 if ($options != null && count((array)$options) > 0) { 

Ok, Phpmyadmin sudah berjalan kembali, semoga membantu.

How to FIX [warn] module ruid2_module is already loaded, skipping (Centos & VestaCP)

Ini adalah salah satu permasalah dari sekain banyaknya masalah yang sedang di hadapai, beberapa waktu lalu di buat pusing dengan permasalah seputar vestacp di dalam centos, banyaknya configurasi yang belum sesuai dengan sistem operasi membuat beberapa module harus di selesaikan secara manual. berikut ini adalah permasalahan saya dengan ruid2 module dan penyelesaian pada [warn] module ruid2_module is already loaded, skipping pada centos atau vestacp berbasis centos.

Sama seperti temen-temen semua, pasti bertanya apa itu ruid2 module, kenapa terpasang dan mengapa jadi permasalahan saya kali ini, berikut penjelasan singkat tentang ruid2 module.

Mod_ruid2 adalah modul suexec untuk web server apache. Mod_ruid digunakan untuk memberikan kinerja webserver ditingkatkan dengan keamanan yang lebih besar. Ini berarti mod_ruid2 membuat situs web memuat lebih cepat dan juga meningkatkan keamanan situs web. ada dua cara dasar untuk menjalankan PHP di bawah Apache, mod_php, CGI / FastCGI.  Oleh sebab itu Mod_ruid2 didefinisikan sebagai modul suexec untuk Apache yang memanfaatkan POSIX. Ini memastikan kinerja yang lebih baik dan keamanan yang lebih baik saat digunakan dengan Apache.

Permasalah terbesar apabila masalah tersebut tidak segera di atasi mengakibatkan service httpd tidak dapat berjalan pada startup, berikut mengatasi masalah  [warn] module ruid2_module is already loaded, skipping pada VestaCP berbasi Centos.
Login SSH server dan buka file menggunakan editor vi atau nano ruid2.conf :
 # nano /etc/httpd/conf.d/ruid2.conf  
Ubah bari berikut :
 # LoadModule ruid2_module modules/mod_ruid2.so  
Menjadi :

<IfModule !ruid2_module>
LoadModule ruid2_module modules/mod_ruid2.so
</IfModule>


Simpan dengan ctrl+x dan restart httpd.
 # service httpd restart  

Oke, httpd sudah kembali normal. semoga membantu.

Saturday, February 09, 2019

Windows Subsystem for Linux (WSL) On Windows 10

Windows Subsystem for Linux (WSL) adalah cara yang efisien untuk mendapatkan manfaat dari sistem operasi Linux pada komputer atau laptop yang terintall Windows 10. WSL memungkinkan kita untuk menjalankan aplikasi Linux secara langsung pada sistem Windows 10 tanpa menggunakan perangkat lunak virtualisasi seperti VirtualBox atau VMware. WSL tersedia untuk Windows 10 dan Windows server 2019.

Windows Subsystem for Linux (WSL) pada dasarnya adalah lapisan kompatibilitas yang dikembangkan oleh Microsoft untuk menjalankan binari Linux. Ini tidak mengandung segala jenis kode kernel Linux melainkan menggunakan antarmuka kernel yang kompatibel dengan Linux. Kelemahan dari WSL adalah tidak mampu menjalankan semua perangkat lunak Linux terutama yang membutuhkan layanan kernel Linux.

Kita dapat menjalankan aplikasi Linux dalam mode grafis dengan menginstal server opensource X11 pada Windows 10 (host), namun kinerjanya akan buruk karena kurangnya akselerasi audio atau perangkat keras.

Ada banyak keuntungan WSL juga, seperti pengguna tidak perlu menginstal mesin Virtual apa pun untuk menguji aplikasi Linux; kita dapat menginstal dan membuat Apache (LAMP stack), jenis Nginx server web secara asli pada Windows 10; berbagai jenis sistem distribusi Linux tersedia sebagai aplikasi seperti Debian, Ubuntu, Kali Linux dan OpenSuse; Konsumsi sumber daya yang rendah dibandingkan dengan mesin Virtual; bernavigasi di sekitar sistem file; penggunaan aplikasi baris perintah Linux melalui Bash dan banyak lagi ... Sekarang mari kita lihat cara menginstal subsistem Windows untuk Linux pada Windows 10 atau server Windows 2019. WSL tidak tersedia untuk versi Windows yang lebih lama.

Aktifkan Windows Subsystem untuk Linux (WSL) pada Windows 10 :
  • Buka Panel Kontrol
  • Klik opsi Program
  • Pilih fitur Turn Windows Mengaktifkan atau menonaktifkan
  • Cari ke bawah dan temukan Windows SubSystem untuk Linux
  • Ketika muncul untuk memilih kotak centangnya dan klik tombol OK.
  • Dalam beberapa menit, Subsistem Windows untuk Linux (ASL) secara otomatis akan diinstal pada sistem.
  • Setelah instalasi, klik tombol Restart Now.
  • Sekarang buka Microsoft Windows Store dan cari Linux kesukaan anda.
  • Instal salah satu aplikasi Linux open-source yang tersedia di Windows 10
Langkah 1: Klik pada menu Windows dan navigasikan untuk membuka panel kontrol.

Langkah 2: Dari Panel Kontrol, klik pertama pada opsi "Aktifkan atau nonaktifkan fitur Windows". Anda juga dapat mencari langsung dari kotak Pencarian Windows.

Langkah 3: cari ke bawah dan Anda akan menemukan opsi Windows Subsystem untuk Linux. klik atau ceklis dan kemudian tombol OK untuk menginstal WSL pada Windows 10.

Langkah 4: Ketika diminta untuk me-restart sistem, klik reboot now untuk update sistem pada windows.


Langkah 5: Setelah instalasi, buka Microsoft Store dan unduh app Linux .

Langkah 6:
Ketika Anda mencari istilah Linux: cari berdasarkan nama distro seperti Debian, Ubuntu, server, OpenSuse, Kali Linux maka akan muncul pilih yang ingin gunakan. Di sini saya menginstal Ubuntu 18.04.


Langkah 7: Setelah kita menginstal Ubuntu atau aplikasi Linux lainnya di Windows, maka cukup buka kotak pencarian dan ketik namanya. Sebagai contoh, saya telah menginstal Ubuntu, jadi kita ketikan Ubuntu.


Langkah 8: Setelah Anda membuka bash Ubuntu pada Windows Anda dapat menjalankan perintah asli Linux secara langsung pada sistem Windows 10 tepatnya perintah seperti yang ada pada distro yang anda pilih. Anda sekarang dapat mengatur web server Apache (LAMP) tanpa perlu server WAMP atau XAMPP. Semua file aplikasi Linux akan disimpan di Drive C Anda tanpa kontradiksi dengan file Windows.

Saya mencoba mengatur Apache dan PHP di Ubuntu pada subsistem Windows 10 untuk Linux dan itu bekerja dengan sempurna serta berkinerja lebih baik dari pada menginstal mesin virtual menggunakan VirtualBox atau perangkat lunak Virtualisasi lainnya.


Jadi, dengan cara ini, siapa pun dapat mengaktifkan subsistem Linux pada Windows untuk menguji berbagai perintah Linux tanpa banyak berkompromi pada perangkat keras. sekian tutorial mengenai Windows Subsystem for Linux (WSL) pada sistem operasi windows 10, jika anda menyukai silahkan share ke sosial media anda apabila terdapat pertanyaan silahkan bertanya di kolom komentar di bawah. terimakasih.